Categories: sains

Saat Air Mengalir: Jejak Deforestasi di Balik Banjir Besar Indonesia



Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra kini menjadi peringatan bagi berbagai wilayah di Indonesia. Perubahan penggunaan lahan dan hutan telah meningkatkan risiko bencana alam yang lebih besar. Air tidak hanya berasal dari laut atau sungai yang meluap, tetapi juga dari dataran tinggi yang kehilangan kemampuan menyerap air akibat deforestasi.

“Air turun dari bukit seperti air terjun,” kata seorang warga di salah satu dusun di Kabupaten Lombok Timur, mengenang banjir besar pada 2022. Saat itu, banjir melanda berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk Lombok Timur. Banyak warga menyebut banjir ini sebagai yang paling parah dalam ingatan mereka.

Banjir yang disebabkan oleh naiknya permukaan air laut adalah bencana tahunan di daerah pesisir NTB. Namun, pada 2022, banjir tersebut diperparah oleh air yang mengalir dari kawasan perbukitan dan pegunungan. Secara geografis, NTB didominasi oleh bentang alam berbukit dengan Gunung Rinjani yang berdiri di tengah-tengahnya.

Beberapa waktu lalu, saya berkunjung ke Lombok Timur bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana Visi. Wahana Visi bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk melakukan restorasi mangrove. Tujuannya adalah menjaga kawasan pesisir dari air laut sekaligus mengembangkan ekonomi berkelanjutan berbasis mangrove.

Salah satu desa yang dikunjungi berlokasi di Kecamatan Pringgabaya, yang luluh lantak akibat banjir 2022. Saat berkunjung ke lokasi, pemerintah desa sedang meresmikan kembali kawasan wisata Denda Seruni yang rusak karena banjir. Kini, kawasan ini direncanakan menjadi kawasan ekowisata yang terintegrasi dengan lokasi restorasi mangrove.

Namun, pengalaman banjir 2022 mengingatkan bahwa masalah di hulu dapat mengancam upaya pemulihan di hilir. Data menunjukkan bahwa NTB memiliki banyak pertambangan batu dan pasir. Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 705 lokasi galian di Lombok Timur. Angka ini belum mencakup aktivitas tambang ilegal yang tidak tercatat atau terpantau.

Di luar itu, masih ada masalah alih fungsi lahan untuk pertanian hingga pariwisata seperti pembangunan resort atau hotel. Pada saat bencana 2022, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) menyebut dugaan alih fungsi lahan untuk pertanian jagung sebagai salah satu pemicu utama banjir, misalnya di Kabupaten Bima.

Data Lokasi Galian Batuan di NTB (Pemrov NTB (NTB Satu Data))

Lonjakan Banjir, Alarm Deforestasi

Secara nasional, frekuensi banjir menunjukkan tren peningkatan. Bukan hanya banjir rob akibat kenaikan air laut, tapi juga banjir bandang yang dipicu oleh meluapnya sungai dan berkurangnya tutupan pohon.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat 2.009 kejadian banjir pada 2025. Ini rekor tertinggi setidaknya sejak 2010. Kejadian banjir masih tinggi tahun ini, dengan 355 kejadian tercatat sepanjang 1 Januari hingga 13 April 2026.

Berdasarkan hasil pemetaan satelit dan verifikasi lapangan oleh LSM di bidang lingkungan, AURIGA Nusantara, deforestasi melonjak di berbagai pulau. “Deforestasi terjadi di seluruh provinsi Indonesia, kecuali DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” demikian tertulis dalam laporan yang dirilis akhir Maret lalu.

Pada 2025, deforestasi terbesar tercatat di Kalimantan (158.283 hektare), diikuti Sumatra (144.150 hektare), Papua (77.678 hektare), dan Sulawesi (39.685 hektare). Tiga provinsi yang mengalami bencana longsor-banjir dahsyat di Sumatra pada akhir 2025 mengalami lonjakan deforestasi luar biasa: Aceh (426 persen), Sumatra Utara (281 persen), dan Sumatera Barat (1.034 persen).

Deforestasi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara juga tercatat tinggi, mencapai 4.209 hektare, naik 136 persen dari tahun sebelumnya. Angka ini semakin signifikan mengingat luas daratan Bali dan Nusa Tenggara lebih kecil dibandingkan pulau-pulau utama lainnya di Tanah Air.

Angka Deforestasi Nasional (AURIGA)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Persita Akui Persebaya Lebih Unggul dalam Manfaatkan Peluang

CO.ID, SURABAYA – Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai bahwa kunci kemenangan Persebaya adalah kemampuan mereka…

46 menit ago

Trump: Negosiasi Terus Berjalan Meski Pesawat Tempur AS Jatuh di Iran

Perang Timur Tengah: Trump Pastikan Negosiasi Tak Terhambat Meski Pesawat AS Ditembak Presiden Amerika Serikat,…

2 jam ago

Pernyataan Baim Wong Terbukti, Dampak Postingan Paula Verhoeven Bersama Anaknya Saat Lebaran

Kiano dan Kenzo Rayakan Lebaran di Purwakarta, Baim Wong Berjuang Membagi Waktu Baim Wong dan…

2 jam ago

Pemecahan Kritis Selat Hormuz: Trump Beri Batas 48 Jam, Iran Siapkan Kejutan Besar

Pernyataan Pejabat Keamanan Iran tentang "Kejutan Besar" bagi AS dan Israel Seorang pejabat keamanan Iran…

3 jam ago

BYD percepat: 5.000 Stasiun Pengisian Cepat Resmi Beroperasi

Inovasi Terbaru BYD dalam Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik BYD, perusahaan otomotif ternama asal Tiongkok, baru…

4 jam ago

Ari Lasso & Anak di Barcelona: Liburan Bola Seru

Ari Lasso dan Putri-Putrinya Jelajahi Keindahan Barcelona, Kombinasikan Liburan Keluarga dan Gairah Sepak Bola Di…

4 jam ago