Kesehatan usus tidak hanya berdampak pada pencernaan, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan hormon pada tubuh perempuan. Hubungan ini dikenal sebagai gut-hormone axis, yang merupakan jalur komunikasi antara sistem pencernaan dan sistem hormon dalam tubuh. Salah satu hormon yang paling terpengaruh oleh kesehatan usus adalah estrogen, yang dipengaruhi oleh bakteri di dalam usus yang disebut estrobolome.
Estrobolome adalah kelompok bakteri usus yang berperan dalam metabolisme estrogen. Setelah estrogen diproses di hati, hormon ini dikirim ke usus dalam bentuk tidak aktif untuk dibuang. Namun, enzim tertentu yang dihasilkan oleh bakteri usus, seperti beta-glukuronidase, dapat mengaktifkan kembali estrogen tersebut. Proses ini disebut sirkulasi enterohepatik, di mana estrogen bisa kembali diserap ke aliran darah.
Jika mikrobioma usus seimbang, proses ini berjalan normal dan membantu menjaga kadar hormon tetap stabil. Namun, jika terjadi ketidakseimbangan (disebut disbiosis), hasilnya bisa berantakan—baik kelebihan estrogen maupun kekurangan. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan usus sangat berpengaruh terhadap keseimbangan hormon perempuan.
Ketika aktivitas beta-glukuronidase terlalu tinggi, tubuh bisa mengalami dominasi estrogen. Kondisi ini sering dikaitkan dengan masalah seperti PCOS, endometriosis, hingga menstruasi berlebihan. Sebaliknya, saat memasuki menopause, keragaman bakteri usus biasanya menurun. Ini bisa mengurangi daur ulang estrogen dan memperparah gejala seperti hot flash serta penurunan kepadatan tulang.
Usus juga memengaruhi hormon lain secara tidak langsung, seperti progesteron dan androgen. Misalnya, saat usus mengalami peradangan atau “bocor” (leaky gut), tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon stres seperti kortisol. Ini bisa mengganggu sensitivitas reseptor hormon dan membuat keseimbangan hormon makin kacau.
Gangguan pada usus sering kali muncul dalam bentuk gejala yang “terasa hormonal”, seperti:
Menariknya, sekitar 90 persen serotonin (hormon yang memengaruhi mood) diproduksi di usus. Jadi, ketika usus bermasalah, emosi pun ikut terpengaruh. Kondisi seperti pertumbuhan bakteri berlebih di usus halus atau small intestinal bacterial overgrowth (SIBO) atau sembelit juga bisa menghambat pembuangan estrogen. Akibatnya, hormon ini malah diserap kembali dan memicu gejala seperti dominasi estrogen.
Pada orang dengan PCOS, sering ditemukan bahwa keragaman mikrobioma usus lebih rendah. Ini bisa memperburuk resistensi insulin dan meningkatkan kadar hormon androgen.
Kabar baiknya, kesehatan usus bisa diperbaiki lewat pola hidup sehari-hari. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
Mulailah dengan pola makan berbasis tanaman yang beragam. Idealnya, kamu bisa mengonsumsi hingga 30 jenis makanan nabati berbeda dalam satu minggu untuk meningkatkan variasi mikrobioma. Selain itu, coba perhatikan sinyal tubuh. Misalnya, apakah kamu sering kembung bersamaan dengan siklus haid yang tidak teratur? Ini bisa jadi tanda ada hubungan antara usus dan hormonmu.
Beberapa suplemen, seperti calcium-D-glucarate juga dikenal membantu proses pembuangan estrogen, tapi sebaiknya tetap konsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
Kesehatan usus adalah fondasi bagi keseimbangan hormon wanita. Hubungan dua arah antara usus dan hormon ini menunjukkan bahwa menjaga pencernaan tetap sehat juga berpengaruh besar pada kesuburan, mood, hingga kualitas hidup. Dengan langkah sederhana dan konsisten, kamu bisa membantu tubuh menjaga harmoni hormon secara alami.
Prediksi Keuangan Zodiak untuk Besok Ramalan zodiak sering kali menjadi topik yang menarik bagi banyak…
CO.ID, SURABAYA – Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai bahwa kunci kemenangan Persebaya adalah kemampuan mereka…
Perang Timur Tengah: Trump Pastikan Negosiasi Tak Terhambat Meski Pesawat AS Ditembak Presiden Amerika Serikat,…
Kiano dan Kenzo Rayakan Lebaran di Purwakarta, Baim Wong Berjuang Membagi Waktu Baim Wong dan…
Pernyataan Pejabat Keamanan Iran tentang "Kejutan Besar" bagi AS dan Israel Seorang pejabat keamanan Iran…
Inovasi Terbaru BYD dalam Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik BYD, perusahaan otomotif ternama asal Tiongkok, baru…