Di tengah meningkatnya biaya hidup pada tahun 2026, para mitra ojek online semakin membutuhkan kecermatan dalam mengelola pengeluaran. Bukan hanya biaya bahan bakar dan perawatan kendaraan yang menjadi perhatian utama, tetapi juga perangkat kerja seperti ponsel kini menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional harian.
Masalah utamanya adalah dengan dana di bawah Rp1 juta, mencari ponsel baru dengan performa memadai terasa sangat sulit. Banyak produk di segmen ini memiliki spesifikasi yang dipangkas, mulai dari chipset, akurasi GPS hingga ketahanan baterai. Hal ini membuat pasar ponsel bekas kembali diminati. Menariknya, beberapa perangkat yang dirilis antara 2019 hingga 2021 masih mampu menunjang aktivitas sehari-hari mitra ojol. Bahkan dalam beberapa situasi, performanya dinilai lebih stabil dibandingkan ponsel baru di kelas harga serupa.
Prinsip yang sering dipegang oleh driver berpengalaman adalah bahwa bukan soal baru atau lama, melainkan seberapa stabil perangkat digunakan sepanjang hari.
Berikut beberapa pilihan ponsel bekas yang masih relevan untuk kebutuhan navigasi, komunikasi, dan efisiensi daya:
Vivo Z1 Pro – Performa Stabil, Baterai Tahan Lama
Vivo Z1 Pro masih menjadi favorit di kalangan pengemudi ojol. Ditenagai oleh chip Snapdragon 710, ponsel ini cukup andal dalam menjalankan aplikasi seperti Google Maps tanpa mengalami panas berlebih. Kapasitas baterai 5.000 mAh menjadi keunggulan utama, mampu menopang penggunaan seharian dalam kondisi normal. Namun, calon pembeli disarankan untuk mengecek kondisi layar, terutama potensi shadow yang bisa mengganggu visibilitas saat membaca titik lokasi. Di pasaran, harga bekasnya berkisar antara Rp750.000 hingga Rp900.000.
Redmi Note 8 Pro – Tangguh di Berbagai Kondisi
Dikenal sebagai perangkat yang “bandel”, Redmi Note 8 Pro dilengkapi sistem pendingin LiquidCool yang membantu menjaga suhu tetap stabil, bahkan saat digunakan di bawah terik matahari. RAM 6GB memungkinkan multitasking lebih lancar, seperti menjalankan aplikasi ojol bersamaan dengan WhatsApp tanpa kendala berarti. Meski demikian, penting untuk memastikan kondisi port charger masih baik, karena bagian ini kerap menjadi titik lemah pada unit lama. Harga bekasnya berada di kisaran Rp800.000 hingga Rp950.000.
Samsung Galaxy A20s / A21s – GPS Akurat untuk Area Padat
Untuk pengemudi yang sering beroperasi di gang sempit atau kawasan padat, akurasi GPS menjadi faktor penting. Seri Samsung Galaxy A20s dan A21s dikenal memiliki sensor lokasi yang cukup presisi dan minim kesalahan titik. Walau performanya tidak secepat beberapa kompetitor, kestabilan GPS memberikan keunggulan tersendiri saat menavigasi atau menunggu pesanan. Di pasar ponsel bekas, keduanya dibanderol sekitar Rp700.000 hingga Rp850.000.
Mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi unit secara cermat, ponsel bekas bisa menjadi solusi ekonomis sekaligus efektif bagi mitra ojol di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Dengan pemilihan yang tepat, ponsel bekas dapat menjadi alat kerja yang andal dan hemat bagi mitra ojol di tengah tantangan ekonomi yang semakin ketat.
Kiano dan Kenzo Rayakan Lebaran di Purwakarta, Baim Wong Berjuang Membagi Waktu Baim Wong dan…
Pernyataan Pejabat Keamanan Iran tentang "Kejutan Besar" bagi AS dan Israel Seorang pejabat keamanan Iran…
Inovasi Terbaru BYD dalam Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik BYD, perusahaan otomotif ternama asal Tiongkok, baru…
Ari Lasso dan Putri-Putrinya Jelajahi Keindahan Barcelona, Kombinasikan Liburan Keluarga dan Gairah Sepak Bola Di…
Hasil Pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026 Pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026 telah berakhir dengan beberapa…
Ramalan Zodiak Hari Ini: Zodiak yang Kurang Beruntung dan yang Beruntung Hari ini, 23 Maret…