Puluhan tahun perburuan terhadap salah satu pelaku penyerangan rombongan mantan Kapolri, Tito Karnavian saat berkunjung ke Kabupaten Lanny Jaya pada tahun 2012 akhirnya membuahkan hasil. Pria yang ditangkap adalah Pulan Wonda alias Kamenak, yang berhasil dibekuk oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 setelah berada dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) selama bertahun-tahun.
Penangkapan ini dilakukan pada hari Kamis (2/4) di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Pulan Wonda diketahui merupakan anggota dari kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya yang aktif beroperasi di wilayah pegunungan tengah Papua. Penangkapan tersebut dilakukan setelah tim melakukan pemantauan dan penyekatan terhadap pelaku.
Menurut Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, pelaku terdeteksi saat berada di sebuah bengkel motor di Kota Mulia. Saat itu, pelaku melintas menggunakan sepeda motor dan mencoba melarikan diri setelah menabrak kendaraan petugas. Aparat memberikan dua kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akibatnya, dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan.
Selama proses penangkapan, aparat juga mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya adalah satu unit sepeda motor Jupiter MX 135 cc, tiga unit telepon genggam, charger, STNK dan kunci motor, tas hitam, topi loreng, dompet, noken, serta tiga lembar uang palsu. Barang bukti ini menjadi bukti kuat bahwa Pulan Wonda terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata.
Pulan Wonda memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata, baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya. Ia diduga terlibat dalam sejumlah peristiwa sejak tahun 2010 hingga 2014. Salah satu peristiwa yang paling dikenal adalah penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua saat itu, Tito Karnavian, pada 28 November 2012 di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.
Selain itu, pelaku juga diduga terlibat dalam berbagai aksi penyerangan yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, baik dari kalangan aparat maupun warga sipil. Selain itu, ia juga terlibat dalam perampasan senjata api dan pembakaran fasilitas kepolisian.
Penangkapan ini menjadi langkah penting dalam upaya pemberantasan kejahatan bersenjata di wilayah Papua. Dengan adanya penangkapan Pulan Wonda, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya. Selain itu, penangkapan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Setelah penangkapan, pelaku akan menjalani proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, pihak berwajib juga akan terus melakukan operasi untuk menangkap pelaku lainnya yang masih buron. Dengan kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan bisa menciptakan suasana yang aman dan damai di wilayah Papua.
Kiano dan Kenzo Rayakan Lebaran di Purwakarta, Baim Wong Berjuang Membagi Waktu Baim Wong dan…
Pernyataan Pejabat Keamanan Iran tentang "Kejutan Besar" bagi AS dan Israel Seorang pejabat keamanan Iran…
Inovasi Terbaru BYD dalam Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik BYD, perusahaan otomotif ternama asal Tiongkok, baru…
Ari Lasso dan Putri-Putrinya Jelajahi Keindahan Barcelona, Kombinasikan Liburan Keluarga dan Gairah Sepak Bola Di…
Hasil Pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026 Pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026 telah berakhir dengan beberapa…
Ramalan Zodiak Hari Ini: Zodiak yang Kurang Beruntung dan yang Beruntung Hari ini, 23 Maret…