Categories: Lokal

Dugaan Penebangan Pohon di Hutan Lindung, Kades Kateri Dilaporkan ke Polisi

Penangkapan Kepala Desa Kateri Terkait Penebangan Pohon di Hutan Lindung

Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, telah melakukan tindakan hukum terhadap Kepala Desa Kateri, Marselus Seran, atas dugaan penebangan pohon secara ilegal di hutan lindung Kateri. Tindakan ini dilakukan setelah adanya laporan resmi yang diajukan ke Polres Malaka.

Laporan tersebut diterima oleh Polres Malaka dengan nomor LP/B/79/IV/2026/SPKT/Polres Malaka/Polda NTT pada hari Sabtu, 4 April 2026. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pada Senin, 30 Maret 2026, terjadi dugaan tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem berupa penebangan 21 pohon jati, 2 pohon asam, dua pohon kusambi, dan satu pohon bringin di kawasan hutan lindung Kateri.

Petugas dari BKSDA Malaka segera bertindak dengan mengangkut barang bukti dan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Tim Resor Betun melakukan pengangkutan barang bukti ke Polres Malaka pada hari yang sama. Saat itu, tim berhasil mengamankan 25 batang potongan kayu jati di kantor desa Kateri. Untuk mempermudah pengangkutan, tim mengambil tindakan memotong 2 batang kayu jati, sehingga total potongan kayu yang diangkut di kantor desa Kateri berjumlah 27 batang.

Pengangkutan barang bukti di kantor desa disaksikan langsung oleh Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kateri. Selain itu, tim juga mengangkut sisa potongan kayu jati, kayu kusambi, dan kayu asam yang berada di sepanjang jalan poros Kateri.

Barang bukti yang diangkut kemudian dibawa ke Polres Malaka. Total barang bukti yang diamankan di polres tersebut sebanyak 52 batang potongan kayu, terdiri dari 50 batang kayu jati dan 2 batang kayu kusambi.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, melalui Kasatreskrim Polres Malaka, Iptu Dominggus N.S.L Duran, SH, saat dikonfirmasi media ini, Selasa (7/4/2026), membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini pihak Polres Malaka sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus penebangan pohon secara liar di hutan lindung Kateri.

Dikatakan dalam laporan pihak BKSDA Malaka menyebut adanya dugaan keterlibatan kepala desa Kateri, namun penyidik Polres Malaka masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Oleh karena itu, belum bisa memberikan informasi lebih lanjut kepada publik.

“Saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena belum mengambil keterangan dari pihak terlapor,” ujar Kasatreskrim Polres Malaka melalui keterangan tertulisnya.

Proses Penyelidikan dan Tindakan Hukum

Penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Malaka mencakup berbagai aspek, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan analisis barang bukti yang telah diamankan. Proses ini penting untuk menentukan apakah ada indikasi keterlibatan langsung dari Kepala Desa Kateri dalam kejadian tersebut.

Tim BKSDA Malaka juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kawasan hutan lindung Kateri guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Langkah-langkah pencegahan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber daya alam dan ekosistem di wilayah tersebut.

Selama proses penyelidikan berlangsung, pihak kepolisian akan tetap bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum. Hasil akhir dari penyelidikan ini akan menjadi dasar bagi tindakan hukum yang lebih lanjut jika ditemukan adanya pelanggaran hukum.


Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Ramalan Keuangan Zodiak Besok 6 April 2026: Capricorn dan Aquarius Terhambat Rezeki

Prediksi Keuangan Zodiak untuk Besok Ramalan zodiak sering kali menjadi topik yang menarik bagi banyak…

1 jam ago

Persita Akui Persebaya Lebih Unggul dalam Manfaatkan Peluang

CO.ID, SURABAYA – Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai bahwa kunci kemenangan Persebaya adalah kemampuan mereka…

2 jam ago

Trump: Negosiasi Terus Berjalan Meski Pesawat Tempur AS Jatuh di Iran

Perang Timur Tengah: Trump Pastikan Negosiasi Tak Terhambat Meski Pesawat AS Ditembak Presiden Amerika Serikat,…

3 jam ago

Pernyataan Baim Wong Terbukti, Dampak Postingan Paula Verhoeven Bersama Anaknya Saat Lebaran

Kiano dan Kenzo Rayakan Lebaran di Purwakarta, Baim Wong Berjuang Membagi Waktu Baim Wong dan…

3 jam ago

Pemecahan Kritis Selat Hormuz: Trump Beri Batas 48 Jam, Iran Siapkan Kejutan Besar

Pernyataan Pejabat Keamanan Iran tentang "Kejutan Besar" bagi AS dan Israel Seorang pejabat keamanan Iran…

4 jam ago

BYD percepat: 5.000 Stasiun Pengisian Cepat Resmi Beroperasi

Inovasi Terbaru BYD dalam Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik BYD, perusahaan otomotif ternama asal Tiongkok, baru…

5 jam ago