Persita Tangerang Kembali Terpuruk Setelah Kalah dari Persebaya Surabaya
Persita Tangerang kembali mengalami kekalahan dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026. Tim yang sebelumnya tampil dominan dalam penguasaan bola harus menerima kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026) malam. Gol tunggal Francisco Rivera pada menit ke-61 menjadi penentu kemenangan tuan rumah.
Dominasi Penguasaan Bola Tidak Berujung pada Gol
Meski tampil dominan dengan mencatatkan 51 persen penguasaan bola, Persita gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki. Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, mengakui bahwa timnya sejatinya layak meraih setidaknya satu poin dalam pertandingan ini. Ia menyebut bahwa permainan berjalan cukup seimbang, dengan Persebaya tampil lebih baik di babak pertama, sementara Persita mengambil alih kendali permainan setelah jeda.
Namun, momentum yang berpihak kepada Persita tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Gol Persebaya disebut bermula dari aksi Arief Catur yang membuka celah di lini pertahanan. Carlos Pena menegaskan bahwa lawan tidak menciptakan banyak peluang berbahaya, tetapi Persita gagal memaksimalkan kesempatan yang dimiliki.
- “Saya tidak ingat lebih banyak peluang dari mereka. Dan kami juga memiliki peluang, satu dari Rayco, juga satu tendangan sudut di babak kedua. Tetapi kami tidak bisa memanfaatkannya,” ujar Carlos Pena usai pertandingan.
Kekecewaan dan Fokus pada Laga Berikutnya
Kekecewaan terhadap hasil pertandingan juga diungkapkan oleh penyerang Persita Tangerang, Nur Hardianto. Ia menilai timnya layak membawa pulang poin dari laga tersebut. Meski begitu, ia menyatakan bahwa tim akan segera melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Arema FC.
- “Tentu kami kecewa karena sebetulnya kami seharusnya dapat poin. Tapi kami akan melupakan pertandingan ini dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” katanya.
Kekalahan ini sekaligus menghentikan tren positif Persita yang sebelumnya mencatat dua kemenangan beruntun. Gagal meraih poin membuat Persita turun ke posisi keenam klasemen dengan 41 poin. Mereka kini berada tepat di bawah Persebaya Surabaya yang naik ke peringkat lima dengan keunggulan satu poin.
Evaluasi dan Tantangan di Masa Depan
Carlos Pena menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Ia menyatakan bahwa kekalahan ini menjadi pembelajaran berharga bagi pemain untuk terus meningkatkan performa. Dengan adanya laga melawan Arema FC, Persita Tangerang dituntut untuk segera bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik.
- “Jadi sedih dengan hasilnya. Tetapi kami harus terus maju, fokus pertandingan selanjutnya menghadapi Arema,” tegas Carlos Pena.
Dengan posisi klasemen yang masih memungkinkan untuk berjuang, Persita Tangerang perlu segera memperbaiki performa agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Pelatih dan pemain harus bekerja sama untuk memastikan bahwa kekalahan ini tidak menjadi titik awal penurunan performa tim.







