Categories: Nasional

Keluarga Marah, Desak Hukuman Berat untuk Pembunuh Cucu Mpok Nori

Keluarga Mpok Nori Berharap Pelaku Pembunuhan Dewhinta Dihukum Setimpal

Keluarga dari seniman Betawi legendaris, Mpok Nori, menyampaikan harapan agar pelaku pembunuhan Dewhinta Anggary mendapatkan hukuman yang setimpal atas tindakannya. Dewhinta, yang merupakan cucu dari Mpok Nori, menjadi korban pembunuhan oleh mantan suaminya berinisial FD di unit kontrakan yang terletak di Gang Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Sania Destiani (16), kerabat korban, menyampaikan bahwa keluarga berharap FD menerima hukuman maksimal agar dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarga besar yang ditinggalkannya. Sania mengatakan, “Semoga saja seadil-adilnya ya. Ya kemungkinan keluarga sini sih udah mulai gedek, kesal sama si pelaku,” kata Sania di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026).

FD telah diamankan oleh jajaran Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut terkait kasus tersebut. Pria yang masih berstatus warga negara asing (WNA) itu sebelumnya ditangkap di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 68, Banten saat hendak kabur dengan menaiki bus menuju Sumatera.

“Saya yakin tuh (pelaku) kayak udah emang dari awal kayak (tidak baik). Intinya dari awal dia udah bikin keluarga almarhumah ini bener-bener kesel. Jadi ya begitu,” ujarnya.

Sania menjelaskan bahwa beberapa waktu setelah FD menyatakan talak atas Dewhinta, pelaku sempat mengajak korban untuk rujuk dan berdalih bahwa pernyataan talak sebelumnya tidak serius. Namun, Dewhinta menolak ajakan rujuk dan memilih tinggal sendirian di unit indekos. Hal ini diduga menjadi bagian dari motif FD sehingga tega membunuh korban secara keji.

“Dia (FD) bilang ‘saya cuma bercanda (saat ucap talak), saya cinta almarhumah’ begini-beginilah. Akhirnya kata ibu almarhumah istilahnya kalau sudah ngomong talak, talak, sudah selesai,” tuturnya.

Sebelumnya, Dewhinta Anggary, yang merupakan cucu dari seniman legenda Betawi Mpok Nori, menjadi korban pembunuhan di Gang Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Korban ditemukan tewas terkapar dalam keadaan bersimbah darah akibat luka penganiayaan di dalam unit kontrakannya pada Sabtu (21/3/2026) sekira pukul 03.00 WIB.

Kini jenazah korban sudah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, sementara kasus pembunuhan tersebut sedang dalam penanganan Polda Metro Jaya.


Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pesta Pernikahan Berubah Duka, Ayah Pengantin Tewas Dianiaya, Istri Pingsan

Peristiwa Berdarah di Pesta Pernikahan Pada hari Sabtu (4/4/2026), sebuah peristiwa tragis terjadi di Kampung…

15 menit ago

Ratusan Umat Padati Misa Paskah di Katedral Palangka Raya

Perayaan Paskah di Gereja Santa Maria Katedral Palangka Raya Ratusan umat beragama Katolik memadati Gereja…

1 jam ago

Blues Restui: Nasib Rosenior Aman di Chelsea Meski Terpuruk

Liam Rosenior Tetap Dipercaya Chelsea Meski Rentetan Hasil Buruk Masa depan Liam Rosenior sebagai pelatih…

2 jam ago

Trik Sambal Goreng Tomat Tahan Lama, Tidak Berair

Tips dan Trik Membuat Sambal Goreng Tomat yang Awet dan Tidak Mudah Basi Sambal goreng…

2 jam ago

Kisah pilu suami kehilangan istri dalam kecelakaan truk TNI di Kalideres

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ibu Rumah Tangga Tewas Tertabrak Truk TNI Kecelakaan maut yang terjadi…

2 jam ago

Bluebird raih pendapatan Rp5,7 triliun di 2025

Kinerja Keuangan PT Blue Bird Tbk yang Mengesankan PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan kinerja…

4 jam ago