jateng.
SEMARANG – Sebanyak 1.747 jemaah calon haji asal Kota Semarang, Jawa Tengah, siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Persiapan keberangkatan jemaah calon haji tersebut hampir rampung. Proses administrasi dan manasik dilaporkan telah mencapai 99,9 persen.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemehaj) Kota Semarang Mawardi mengatakan seluruh tahapan utama, mulai dari administrasi hingga pembekalan telah dilalui.
Saat ini, pihaknya tinggal menunggu finalisasi distribusi koper jemaah serta mengoordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kota Semarang, terutama terkait proses pemulangan.
“Secara umum sudah siap, tinggal distribusi koper yang masih kami tunggu. Insya-Allah dalam waktu dekat sudah jelas,” ujar Mawardi, Senin (6/4).
Dari total 1.747 jemaah calon haji, mereka terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter), terdiri atas empat kloter penuh dan dua kloter gabungan dengan daerah lain.
Keberangkatan dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 28 hingga 30 April 2026.
Rinciannya, kloter 24 berangkat pada 28 April, disusul kloter 25 dan 26 pada 29 April, serta kloter 27, 28, dan 29 pada 30 April.
Keberangkatan jemaah calon haji tahun ini juga diwarnai rentang usia yang cukup lebar.
Usia termuda tercatat berusia 15 tahun 7 bulan yang berangkat melalui mekanisme pelimpahan porsi dari orang tuanya yang telah meninggal dunia. Sementara itu, tertua berusia 86 tahun 10 bulan.
Mawardi memastikan seluruh jemaah calon haji yang masuk daftar tahun ini dalam kondisi siap diberangkatkan. Namun, dia mengingatkan agar mereka tetap menjaga kondisi kesehatan hingga hari keberangkatan.
“Kuncinya menjaga kondisi fisik dan kesiapan akhir. Harapannya semua bisa berangkat,” katanya.
Proses persiapan keberangkatan jemaah calon haji telah mencapai tahap akhir. Mulai dari pengelolaan dokumen hingga pemberian pembekalan spiritual dan teknis telah selesai.
Pihak Kemehaj Kota Semarang menyatakan bahwa seluruh jemaah telah melalui berbagai tahapan yang diperlukan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan latihan manasik.
Beberapa hal yang masih dalam proses antara lain adalah pendistribusian koper jemaah dan koordinasi dengan pihak terkait terkait rencana pemulangan setelah ibadah haji.
Tidak hanya itu, para jemaah juga diminta untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami gangguan kesehatan menjelang keberangkatan.
Salah satu hal yang menarik dari daftar jemaah calon haji tahun ini adalah rentang usia yang sangat luas.
Jemaah terkecil berusia 15 tahun 7 bulan, yang merupakan hasil dari mekanisme pelimpahan kuasa oleh orang tua yang telah wafat. Sementara itu, jemaah tertua memiliki usia 86 tahun 10 bulan.
Perbedaan usia ini menunjukkan bahwa jumlah jemaah yang diberangkatkan bervariasi, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Keberangkatan jemaah calon haji tahun ini akan dilakukan secara bertahap, dengan rincian sebagai berikut:
Dengan penjadwalan ini, diharapkan semua jemaah dapat tiba di Tanah Suci secara aman dan lancar.
Selain persiapan administratif, pihak penyelenggara juga melakukan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan keberangkatan berjalan lancar.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
Dengan adanya persiapan yang matang, diharapkan keberangkatan jemaah calon haji dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Bocoran Spesifikasi Oppo Pad Mini yang Menarik Perhatian Bocoran mengenai Oppo Pad Mini kembali muncul…
Kehadiran Seonu Chan dalam Drama "In Your Radiant Season" Dalam drama "In Your Radiant Season",…
Kekacauan di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Serius terhadap Keselamatan Personel PBB Ketegangan kembali memuncak di…
Prakiraan Cuaca Jakarta dan Kepulauan Seribu Pada Hari Ini Jakarta, Minggu (5/4/2026) akan mengalami perubahan…
Serikat Guru Indonesia Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah…
Prakiraan Cuaca Gorontalo: Berawan Disertai Hujan Ringan, Waspadai Perubahan Mendadak Gorontalo, 25 Maret 2026 –…