Categories: Olahraga

Berita Arema FC Terkini: Reuni Emosional Arthur Cunha, Rahasia Tahan Serangan Sayuri CS

Reuni Emosional Arthur Cunha di Stadion Kanjuruhan

Arthur Cunha, bek legendaris Arema FC, kembali menginjakkan kakinya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Jumat (3/4/2026). Ini merupakan pertama kalinya ia kembali ke Indonesia setelah enam tahun berpisah. Ia merasakan momen emosional saat menyaksikan Arema FC berlaga melawan Malut United dalam lanjutan kompetisi Super League 2025-2026.

Arthur mengungkapkan kerinduannya terhadap atmosfer Aremania yang “fantastis”. Ia juga menyampaikan rasa senangnya bisa bertemu dengan teman-teman lama, pemain baru, dan pelatih. Meski kini sudah pensiun, ia tetap mengikuti perkembangan Arema FC dan optimistis tim tersebut mampu menembus posisi top 5 klasemen Super League.

Arthur mengaku bahwa Malang selalu punya tempat spesial di hatinya. Selama empat musim sejak 2016-2017 hingga 2019-2020, ia memperkuat Arema FC dan berhasil mempersembahkan dua Piala Presiden. Karena begitu ingin kembali ke Malang, Arthur bahkan rela mengubah jadwal perjalanannya dari Bali demi menyempatkan diri datang ke Kanjuruhan sebelum kembali ke Brasil.

Meski terkesan dengan wajah baru Stadion Kanjuruhan pasca-renovasi, Arthur tidak menampik bahwa atmosfer lama stadion tersebut sulit tergantikan. “Sekarang stadionnya bagus, semua baru. Tapi kalau untuk saya, atmosfer yang dulu lebih fantastis, lebih bergairah,” katanya.

Arthur berharap Aremania bisa kembali memenuhi stadion seperti dulu agar semangat pertandingan semakin terasa. “Semoga Aremania datang lagi, biar atmosfer naik lagi, penuh seperti dulu. Itu mantap sekali,” tambahnya.

Harapan untuk Singo Edan

Arthur Cunha datang ke Kanjuruhan ditemani oleh istrinya dan terlihat begitu akrab dengan beberapa pemain Arema FC, seperti Joel Vinicius. Penyerang Arema FC yang sedang absen karena kartu merah tersebut tampak mendampingi Arthur di bangku VVIP Stadion Kanjuruhan.

Kedatangan Arthur menjadi pusat perhatian di Tribun VIP, bahkan selepas pertandingan banyak Aremania yang meminta foto dan tanda tangan. Kehadirannya menjadi magnet tersendiri, meskipun dalam pertandingan tersebut Singo Edan ditahan imbang Malut United dengan skor 1-1.

“Tidak apa-apa sekarang gak menang. Pasti di laga selanjutnya Arema pasti menang, yang penting kita bertemu kembali dengan Aremania,” ungkapnya.

Meski sudah pensiun, Arthur mengaku tetap mengikuti perkembangan Arema FC. “Liga 1 sekarang sulit, banyak tim kuat. Saya lihat mereka sudah kerja keras untuk menang, tapi belum berhasil,” jelasnya.

Arthur tetap optimistis Singo Edan mampu bangkit. “Semoga pertandingan berikutnya bisa mulai menang terus sampai akhir liga. Harapan saya, Arema bisa masuk top 5,” tandasnya.

Perjuangan Skuad Pincang Arema FC

Hari itu, Arema FC kembali gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang Malut United di lanjutan kompetisi Super League 2025-2026 pekan ke-26. Kendati begitu, Arema FC mampu mengimbangi permainan Malut United yang memiliki peringkat lebih baik.

Singo Edan sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri pemain Malut United, Nilson Barbosa, pada menit ke-26, sebelum akhirnya disamakan oleh penalti David da Silva pada menit ke-42 yang sukses membobol gawang Adi Satryo.

Dalam pertandingan tersebut, Singo Edan tampil pincang setelah tujuh pemain utama mereka absen lantaran akumulasi kartu dan cedera. Meski demikian, formasi 5-4-1 yang digunakan oleh Marcos Santos mampu menahan gelombang serangan dari Malut United.

Terbukti, serangan Malut United melalui Sayuri bersaudara mampu dibendung oleh barisan pertahanan Singo Edan, termasuk tusukan maut dari Tyronne Del Pino dan David da Silva.

Apresiasi Pelatih dan Rasa Syukur Pemain

Tuan rumah bukan tanpa serangan; meski tampil tanpa striker utama, Singo Edan kerap menebar ancaman melalui umpan long ball. Gustavo Franca yang didapuk sebagai penyerang lubang berkontribusi menciptakan peluang, namun penjaga gawang Malut United, Angga Saputro, tampil gemilang.

Skor 1-1 bertahan sampai akhir pertandingan. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memuji kerja keras anak asuhnya. “Pertandingan ini sangat sulit, kami menghadapi tim peringkat keempat di liga, tim yang sangat kuat dengan pemain-pemain yang masing-masing sangat hebat, tetapi saya bangga dengan tim saya,” kata Marcos.

Marcos menekankan, kerja keras itu patut diapresiasi karena banyaknya pemain yang absen. “Saya bangga karena kami kehilangan tujuh pemain, enam di antaranya pemain asing dengan mampu meladeni permainan mereka” urainya.

“Mereka (pemain) sudah melakukan persis seperti yang telah mereka latih, dan seharusnya kami pantas mendapatkan kemenangan,” ujarnya.

Sementara itu, bek Anwar Rifai yang tampil penuh selama 90 menit bersyukur atas raihan satu poin. “Pertandingan yang sulit sore ini, tapi kita bersyukur masih bisa mendapatkan satu poin” ungkapnya.

“Walaupun bukan hasil yang maksimal yang kita inginkan, dengan beberapa pemain yang absen dan melawan tim dengan pemain-pemain yang berkualitas” lanjut Anwar.

“Alhamdulillah kita masih bisa menahan imbang mereka, walaupun itu bukan hasil yang kita inginkan,” tandasnya.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini: Cilegon hingga Tangerang Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Wilayah Banten Hari Ini Hari ini, Minggu 5 April 2026, prakiraan cuaca di…

27 menit ago

Pelatih Bahagia Pemain Asia Ipswich Town Lolos Piala Dunia 2026

Pemain Ipswich Town Asal Asia Berhasil Bawa Timnas ke Piala Dunia 2026 Selama jeda internasional…

2 jam ago

Harga emas hari ini 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 lengkap!

jabar. BOGOR - Perkembangan harga emas batangan di Indonesia pada Minggu, 5 April 2026, menunjukkan…

3 jam ago

Daftar Wilayah Waspada Hujan Lebat Hari Ini, Senin 23 Maret

Peringatan Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia BMKG memberikan peringatan…

3 jam ago

Strategi Pemprov Jateng Tingkatkan PAD dengan Optimalkan Aset

Upaya Pemprov Jateng Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Melalui Optimalisasi Aset Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng)…

4 jam ago

Bocah Dihantam Guru Ngaji Akibat Goresan Mobil Kiai

Siswa 9 Tahun di Probolinggo Diduga Dianiaya Guru Ngaji, Berawal dari Goresan di Mobil Kiai…

4 jam ago