Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya. Sebanyak 41 unit booth UMKM telah disalurkan secara gratis kepada masyarakat yang memiliki usaha aktif. Penyaluran ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Herman Tetelepta, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan berupa booth UMKM ini telah melalui prosedur yang transparan dan sistematis. Bantuan ini tidak diberikan begitu saja, melainkan ditujukan kepada masyarakat yang telah memiliki usaha dan mengajukan permohonan.
“Proses pengusulannya dimulai dari tingkat RT-RW, kemudian diteruskan ke Kelurahan, lalu permohonan tersebut ditujukan kepada Wali Kota Ambon dengan tembusan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” ungkap Herman Tetelepta usai kegiatan di Pantai Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Setelah menerima permohonan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan jenis usaha yang dijalankan oleh para pemohon. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan usaha.
Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Kepala Disperindag adalah bahwa bantuan booth UMKM ini diprioritaskan bagi pelaku usaha yang sudah memiliki dan menjalankan usahanya, bukan bagi mereka yang baru merintis. Kebijakan ini diambil untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan bantuan, seperti pengalihan kepada pihak lain atau tidak dimanfaatkan sama sekali.
“Pemerintah kota membantu mereka yang sudah berusaha. Bukan yang baru mulai. Yang baru mulai, dia rintis dulu usahanya, lalu kita bantu supaya bisa dikembangkan,” tegas Herman Tetelepta. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam meningkatkan skala usaha dan pendapatan para pelaku UMKM.
Penyaluran 41 unit booth UMKM ini tersebar di tiga Rumah Tangga Pertanian (RTP) yang berbeda di Kota Ambon, yaitu:
Distribusi yang merata ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai wilayah Kota Ambon, memberikan mereka kesempatan yang sama untuk mengembangkan usaha mereka di tempat yang lebih representatif dan profesional.
Pemberian booth UMKM secara cuma-cuma ini memiliki tujuan ganda. Pertama, untuk memberdayakan masyarakat secara langsung, terutama para pelaku UMKM yang selama ini mungkin masih berjuang dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Dengan adanya booth yang representatif, diharapkan produk-produk lokal dapat ditampilkan dengan lebih menarik dan profesional, sehingga meningkatkan daya saing di pasar.
Kedua, pemberian bantuan ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Seiring dengan berkembangnya UMKM, aktivitas ekonomi di Kota Ambon akan semakin menggeliat, yang pada gilirannya akan meningkatkan potensi penerimaan daerah melalui berbagai sektor.
Meskipun booth UMKM diberikan secara gratis, perlu dicatat bahwa beberapa lokasi yang menggunakan fasilitas pemerintah dikenakan retribusi. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pengenaan retribusi ini bertujuan untuk pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas publik yang digunakan.
Pemerintah Kota Ambon optimis bahwa program penyaluran booth UMKM ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian lokal. Dengan dukungan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, diharapkan UMKM di Ambon dapat tumbuh menjadi tulang punggung ekonomi yang kuat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Kondisi Tim dan Performa Terkini Paris Saint-Germain (PSG) sedang dalam performa luar biasa setelah berhasil…
JAKARTA - Grup ikonik F4 yang terdiri dari Jerry Yan, Van Ness Wu, dan Vic…
Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini Hari ini bagi zodiak Scorpio diprediksi menjadi momen yang sangat…
Prakiraan Cuaca Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa…
Pengalaman Emosional Ronaldo di Jakarta Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno pecah oleh sorak sorai…
Skutik Retro dengan Teknologi Hybrid Hadir di Pasar India Yamaha Fascino 2026 hadir sebagai kejutan…