Klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Maung Bandung resmi mengamankan tanda tangan pemain belakang berpengalaman asal Prancis, Layvin Kurzawa, yang sebelumnya malang melintang di kompetisi Eropa bersama Paris Saint-Germain (PSG).
Pengumuman resmi perekrutan Kurzawa dilakukan secara meriah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1/2026), tepat setelah Persib meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSBS Biak. Kehadiran pemain berusia 33 tahun ini disambut gegap gempita oleh ribuan Bobotoh yang memadati stadion. Mereka menyambut antusias amunisi baru yang diharapkan mampu mendongkrak performa tim di sisa musim kompetisi.
Kurzawa diikat kontrak oleh Persib hingga akhir musim Super League 2025-2026 dengan opsi perpanjangan. Manajemen Persib berharap segudang pengalaman yang dimiliki Kurzawa, terutama pengalamannya bermain di level tertinggi Eropa, dapat memberikan dampak positif bagi tim yang saat ini dilatih oleh Bojan Hodak. Kedatangan Kurzawa diharapkan mampu meningkatkan kualitas lini belakang Persib dan memberikan variasi taktik yang lebih beragam.
Jejak Karier Layvin Kurzawa: Dari Monaco Hingga PSG
Layvin Kurzawa lahir pada tanggal 4 September 1992. Ia memulai karier profesionalnya di AS Monaco pada musim 2010-2011, yang saat itu berkompetisi di Ligue 1, kasta tertinggi sepak bola Prancis. Di Monaco, Kurzawa menunjukkan performa yang konsisten dan berhasil mengumpulkan total 97 penampilan di berbagai ajang kompetisi. Penampilan apiknya tersebut membuka jalannya untuk bergabung dengan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), pada musim 2015-2016.
Selain sukses di level klub, Kurzawa juga mendapatkan kepercayaan untuk membela Tim Nasional Prancis. Ia tercatat telah tampil sebanyak 13 kali di level internasional, termasuk dalam pertandingan persahabatan, Kualifikasi Piala Dunia, dan Kualifikasi Euro.
Berikut adalah ringkasan riwayat klub yang pernah dibela oleh Layvin Kurzawa:
- AS Monaco (2010-2015): Menjadi pemain kunci dan menunjukkan potensi besar.
- Paris Saint-Germain (2015-2023): Meraih berbagai gelar juara dan tampil di level tertinggi Eropa.
- Fulham (pinjaman 2022-2023): Mencoba peruntungan di Liga Inggris.
- Boavista FC (2023-2025): Bermain di Liga Portugal.
- Persib Bandung (2026-sekarang): Petualangan baru di sepak bola Indonesia.
Masa Kejayaan di Paris Saint-Germain
Nama Kurzawa semakin dikenal luas ketika ia membela PSG. Bermain sebagai bek kiri dengan kemampuan kaki kiri yang mumpuni, ia menjadi bagian penting dari skuad yang berhasil meraih lima gelar juara Liga Prancis. Selain itu, ia juga turut ambil bagian dalam perjalanan PSG hingga mencapai final Liga Champions Eropa musim 2019-2020. Sayangnya, di partai puncak tersebut, PSG harus mengakui keunggulan Bayern Munich dengan skor tipis 0-1.
Selama hampir satu dekade berseragam PSG, Kurzawa mencatatkan total 154 penampilan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia berhasil menyumbangkan 14 gol dan 23 assist, sebuah catatan yang cukup impresif untuk seorang pemain bertahan.
Tantangan Baru di Persib Bandung
Setelah periode panjang di PSG, Kurzawa sempat dipinjamkan ke Fulham pada musim 2022-2023 dan kemudian melanjutkan kariernya di Boavista FC di Liga Portugal. Menurut catatan, ia sempat mengalami absen yang cukup lama akibat cedera pada musim 2022-2023, serta masalah otot di klub terakhirnya.
Sebelum akhirnya bergabung dengan Persib, Kurzawa berstatus tanpa klub sejak Juli 2025. Kedatangannya ke Persib diharapkan dapat memberikan solusi di sektor bek kiri. Meskipun posisi utamanya adalah bek kiri, Kurzawa juga memiliki kemampuan untuk bermain di posisi sayap dan bek tengah. Fleksibilitas ini tentu akan menjadi nilai tambah bagi tim Persib.
Di usianya yang sudah menginjak 33 tahun, Kurzawa diharapkan dapat menjadi mentor bagi para pemain muda Persib. Pengalamannya bermain di level tertinggi diharapkan dapat menularkan mentalitas juara dan meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Saat ini, staf pelatih Persib fokus untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental Kurzawa agar ia dapat segera beradaptasi dengan tim dan siap bersaing di Super League 2025-2026 dan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Para Bobotoh tentu berharap Kurzawa dapat memberikan kontribusi maksimal dan membawa Persib meraih kesuksesan di musim ini.







