Kemenangan Semen Padang FC atas Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 tidak terlepas dari strategi matang yang diterapkan oleh pelatih kepala, Dejan Antonic. Mantan pelatih Timnas Indonesia ini membeberkan bahwa kunci keberhasilan timnya terletak pada kombinasi kesabaran, disiplin bermain yang tinggi, serta keberanian untuk melakukan perubahan taktik di saat yang tepat.
Sejak awal pertandingan, anak asuh Dejan Antonic menunjukkan intensitas serangan yang luar biasa. Tekanan tinggi diterapkan sejak menit-menit awal, menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Dalam 20 menit pertama saja, Semen Padang FC berhasil mengancam gawang Persita berkali-kali, meskipun belum mampu mengkonversinya menjadi gol.
“Kita memberikan tekanan yang sangat tinggi di pertandingan ini, terutama di 20 menit awal. Ada beberapa kesempatan yang sangat positif dan bagus, namun gol belum tercipta,” ungkap Dejan Antonic usai pertandingan.
Meskipun demikian, kegagalan mencetak gol di awal laga tidak membuat para pemain kehilangan fokus. Dejan Antonic secara tegas menekankan kepada timnya di ruang ganti untuk tetap tenang dan menjalankan instruksi permainan yang telah dirancang.
“Saya sampaikan kepada pemain, tidak apa-apa. Tetap fokus, terus bermain seperti ini, gol pasti akan datang. Yang terpenting adalah jangan membuat kesalahan,” tegasnya.
Namun, di tengah jalannya pertandingan, tepatnya antara menit ke-55 hingga ke-70, Semen Padang FC sempat mengalami penurunan performa. Tim kehilangan penguasaan bola berkali-kali dan nyaris kehilangan kendali permainan. Situasi ini diakui Dejan Antonic sebagai momen yang krusial.
“Kami sempat kehilangan bola beberapa kali dan mulai terasa sedikit panik. Saya langsung berbicara kepada pemain, jangan panik, mainkan bola dengan tenang, dan kuasai kembali permainan,” jelasnya.
Untuk mengatasi situasi tersebut, Dejan Antonic mengambil langkah taktis dengan melakukan pergantian pemain sekaligus mengubah formasi tim. Keputusan untuk memasukkan Diego Mauricio menjadi titik balik penting. Semen Padang FC beralih dari skema awal 4-3-3 menjadi 4-4-2.
“Kita memasukkan Diego dan mengganti formasi menjadi 4-4-2 karena kami memiliki banyak opsi penyerang. Ada Diego, Maicon, dan pemain lainnya. Perubahan ini akhirnya membawa kesuksesan bagi kita,” ujar Dejan.
Gol kemenangan Semen Padang FC tercipta melalui tendangan penalti yang dieksekusi dengan dingin oleh Diego Mauricio. Dejan Antonic menjelaskan bahwa pemilihan Diego sebagai algojo penalti merupakan hasil kesepakatan di lapangan. Sebelumnya, tim memiliki tiga opsi penendang, yaitu Guilermo, Kianz, dan Diego.
“Kianz sudah keluar lapangan, Guilermo kelelahan karena kerja kerasnya, sementara Diego baru masuk dan dalam kondisi segar. Mereka berdiskusi siapa yang paling siap. Saya selalu percaya pada siapa pun yang bersedia mengambil tanggung jawab,” ungkap Dejan.
Ia menambahkan bahwa situasi ini menunjukkan perkembangan mental tim yang signifikan dibandingkan putaran pertama, di mana Semen Padang FC sempat mengalami kesulitan dalam menentukan eksekutor penalti.
“Hari ini kita selalu memiliki solusi A, B, atau C. Ini sangat penting bagi perkembangan tim,” katanya.
Dejan Antonic juga memberikan apresiasi terhadap perlawanan yang diberikan oleh Persita Tangerang. Menurutnya, Persita menampilkan permainan yang sangat disiplin dengan mengandalkan pertahanan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.
“Persita bermain sangat defensif dan mengandalkan umpan panjang. Mereka adalah tim yang kuat saat bermain tandang dan memiliki pemain-pemain cepat. Namun, kami telah melakukan analisis dengan baik dan mengetahui kapan harus bersabar dan tetap disiplin,” jelasnya.
Ia menilai Persita baru mampu menciptakan peluang berbahaya setelah menit ke-30, sementara Semen Padang FC berhasil mengendalikan permainan sejak awal tanpa memberikan ruang bagi serangan balik, sebuah catatan penting yang berbeda dari pertemuan di putaran pertama.
“Kami tidak ingin mengulangi kesalahan di putaran pertama. Sedikit saja terkena serangan balik bisa langsung menjadi gol. Jadi, hari ini kami harus bermain cerdas karena poin sangat berharga bagi kami,” tegasnya.
Meskipun kemenangan hanya diraih dengan satu gol, Dejan Antonic menegaskan bahwa hasil ini sangat berarti bagi Semen Padang FC dalam upaya menjaga konsistensi dan meningkatkan kepercayaan diri tim.
“Yang terpenting adalah kita bisa meraih kemenangan dan mencetak satu gol. Semoga kita bisa melanjutkan tren positif ini ke depannya,” pungkas Dejan Antonic.
Pengalaman Emosional Ronaldo di Jakarta Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno pecah oleh sorak sorai…
Skutik Retro dengan Teknologi Hybrid Hadir di Pasar India Yamaha Fascino 2026 hadir sebagai kejutan…
Penembakan Pesawat F-15E oleh Iran Pesawat jet tempur AS jenis F-15E ditembak jatuh saat mengudara…
Pengalaman Alumni dalam Menembus Dunia Kerja Pada acara pelepasan calon wisudawan yang digelar oleh Fakultas…
Perak Meroket di Tengah Optimisme Perdamaian Timur Tengah Harga perak menunjukkan lonjakan signifikan, mencapai sekitar…
Desain Eksterior yang Elegan Suzuki Baleno Hatchback 2018 menawarkan tampilan yang menarik dengan desain eksterior…